KPU PROVINSI GORONTALO

Info Grafis

Home / Berita di hargo.co.id / Cagub Tak Hadir dalam Debat Perdana, Sanksi Tegas KPU Menanti

Cagub Tak Hadir dalam Debat Perdana, Sanksi Tegas KPU Menanti

Cagub Tak Hadir dalam Debat Perdana, Sanksi Tegas KPU Menanti

GORONTALO, Hargo.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo memberi penegasan kepada calon Gubernur Gorontalo yang akan mengikuti debat perdana, Kamis (22/12) besok di Grand Palace, Kota Gorontalo.

Jika ada pasangan calon Gubernur Gorontalo yang tidak hadir dalam acara debat perdana tersebut, maka akan ada sanksi tegas.

Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Ahmad Abdullah ketika dikonfrimasi hargo.co.id mengatakan pelaksanaan debat untuk Pilgub 2017 akan berbeda dengan Pilgub atau Pilkada sebelumnya. Untuk mengatisipasi ketidakhadiran para calon gubernur di setiap debat.

Maka KPU sudah membuat regulasi untuk memberikan sanksi. Tak tanggung-tanggung, sanksi yang diberikan KPU yakni tidak mengikutkan pasangan calon gubernur untuk debat berikutnya.

[Baca: Kamis, KPU Gorontalo Jadwalkan Debat Cagub]

“Jadi kita akan ada 3 agenda debat, pertama untuk calon gubernur, kemudian calon wakil gubernur dan terakhir untuk pasangan. Dan itu wajib dihadiri, jika tidak hadir, maka untuk debat berikutnya tidak akan diberikan kesempatan untuk ikut debat lagi,” tegas Ahmnad Abdullah.

Untuk materi debat sendiri, dikatakan Ahmad Abdullah akan berfokus kepada visi dari calon gubernur. Dimana ada membas soal budaya, pendidikan, pembangunan daerah, dan ekonomi.

Adapun panelis debat tersebut, pihak KPU sudah mengundang akademisi yang dinilai layak menjadi panelis dalam debat perdana ini.

[Baca: Pengamanan Debat Calon Gubernur Gorontalo, Polda Turunkan 600 Personil]

“Kita tidak mengundang panelis tamu dari luar. Karena orang Gorontalo itu hebat-hebat. Kemudian, jika panelis Gorontalo, mereka paham betul soal Gorontalo. Sehingga inilah pertimbangan kita menggunakan panelis dari Gorontalo,” tuturnya.

Dalam debat ini, pihak KPU juga membatasi jumlah pengunjung. KPU hanya menyiapkan 250-300 pengunjung yang meliputi Forkopinda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, LSM dan masyarakat umum yang sudah diberikan undangan.

“Ruangannya tidak memadai, sehingga kita batasi. Jika ada masyarakat yang ingin menyaksikan bisa mendengar dari radio atau siaran televisi. Karena kita ingin suasana debat ini aman,” terangnya. (ndi/hargo)

Share

Sumber : hargo.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak : (0435) 830 853 - 830 854 ||| ALAMAT : JL. TINALOGA NO. 24 KEC. TILONGKABILA GORONTALO - INDONESIA

>> <<